Monday, 26 May 2014

Resensi Filsafat Islam 10


Nama               : Eva Fauziah
NIM                : 1112051100034
Jurusan            : Jurnalistik 4/
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

IBNU TUFAIL 

A.                Kehidupan dan karyanya
Abu bakr Muhammad ibn Abdal-Malik ibn Muhmmad  ibn Muhammad ibn Tufail (latin,abubacer), pemuka besar peratama pemikiran filosofi muwahid dari Spanyol,lahir pada dekade pertama abad ke-6 H / ke-12 M di Guadix, di provinsi Granada. Ia termasuk dalam keluarga suku Arab terkmuka,Qais. Ia meningal pada tahun 580 H/1884 M di Maroko.  Ibnu Tufail adalah seorang dokter, filosof, ahli matematika dan penyair yang sangat terkenal dari Muwahhid Spanyol, tapi sayangnya hanya sedikit sekali karya-karyanya yang dikenal orang. Al-Bitruji (muridnya) dan ibn Rusydi percaya bahwa dia memiliki “gagasan-gagasan astronomi asli” Miguel casiri menyebutkan dua karya yang masa ada : Risalah Hayy ibn Yaqzan dan Asra al-hikmah al-Mashriqiyyah.
B. Hayy Ibn Yaqzan
Hayy ibn Yaqzan merupakan seatu ciptaan unik pemikiran filosofis ibn Tufail. Bagaimanapun gagasan ini tidak seluruhnya baru . Sebelumnya ibn Sina telah menulis suatu kisah dengan judul serupa. Dalam karya ibn Sina, tujuan utamanya yaitu menunjukan bagaimana penderitaan seseorang mendatangkan karunia tuhan dan menyebapkan terjadinya kemurnian jiwa. Sedang tujuan ibnu Tufail adalah mendramatisasi perkembangan nalar teoritis dari persepsi rasa yang masih kasar menjadi visi indah tentang tuhan. 
tujuan risalah
Menurut Dr. Muhammad Ghallab, risalah itu pada dasarnya bertujuan menunjukan kemampuan individu manusia untuk hidup sendiri, dengan hanya memanfaatkan sumber-sumber alam saja tanpa bantuan masyarakat , dan berusaha memperoleh kebenaran sejati, asalkan dia memiliki kecerdasan untuk itu.
c. Doktrin-doktrin
      Dunia
     Dia mengemukakan bahwa gagasan mengenai kemaujudan sebelum ketidak mewujudan tidak dapat dipahami tanpa anggapan bahwa waktu itu telah ada sebelum dunia ada; tapi waktu itu sendiri merupakan suatu kejadian takterpisahkan dari dunia, dan karena itu kemawujudannya mendahului kemawujudan dunia dikesampingkan. Lagi, segala yang tercipta pasti membutuhkan Pencipta
      Tuhan
Penciptaan dunia yang berlangsung lambat laun itu mensyaratkan adanya satu Pencipta, sebab dunia tak bisa mawujud dengan sendirinya. Juga, sang Pencipta mesti bersifat immaterial, sebab materi yang merupakan suatu kejadian dunia di ciptakan oleh satu Pencipta.
      Kosmologi cahaya
Hanya ada satu cahaya, meskipun banyak yang memantul.

      Epistemologi
Jiwa seperti tabularasa, tetapi imaji tentang Tuhan sudah ada sebelumnya. Dan memulainya dengan pikiran jernih tanpa prasangka apapun. Ada pengetahuan di luar panca indera, ada pengetahuan lain yang datang dari Tuhan di luar mata untuk melihat, telinga untuk mendengar dan jiwa untuk merasa.
      Etika
Kebaikan tertinggi, adanya penyatuan dengan Tuhan (ikhlas dan nothing to lose) bukan hanya kebahagiaan duniawi. Melaksanakan kewajiban untuk diri sendiri, tetapi yang paling tinggi melaksanakan kewajiban utuk Tuhan.
      Filsafat dan agama
Filsafat hanya diperuntukan untuk sebagian manusia karena hanya
d. Pengaruh
Di antara karya ibn Tufail, hanya Hayy ibn Yaqzan saja lah yang masih ada sekarag. Karya itu merupakan suatu roman filsafat pendek, tapi pengaruhnya terhadap generasi berikutnya di Barat begitu besar sehingga karya tersebut dianggap sebagai salah satu buku paling mengagumkan dari Zaman Pertengahan. Risalah tersebut telah di terjemah kan kedalam bahasa Ibrani, Latin, Inggris,Belanda, Perancis,Spanyol, Jerman,dan Rusia   Di antara murid-murid ibn Tufail abu Ishak al-Bitruji dan abu al-Walid ibn Rusyid adalah yang paling menonjol. Dia berada di barisan depan dalam bidang astronomi lewat al-Bitruji. Dalam bidang filsafat dan pengobatan dia menguasai arena lewat ibn Rusydi.




No comments:

Post a Comment