Nama : Eva Fauziah
NIM : 1112051100034
Jurusan : Jurnalistik 5/b
MODEL PROSES KOMAS
1.
Model Trasmisi, Orientasi pengirim berupa
pengiriman pesan dan orientasi penerima berupa proses kognitif. Pandangan ini dikaitkan dengan istilah
pengiriman atau pemberian informasi kepada pihak lain. Inti gagasan ialah
transmisi isyarat (signal) atau pesan dalam waktu tertentu dengan tujuan
tercapainya kontrol . contoh pada zaman Soeharto dinamakan Pers Pancasila, tetapi
kenyataannya pers yang berlaku adalah Otoriter.
2.
Model
Ekspresi (ritual), orientasi pengirim berupa performence atau penampilan dan
orientasi penerima berupa kepuasan atau kegiatan bersama. Dikaitkan dengan beberapa istilah, misalnya
kebersamaan, partisipasi, asosiasi, persahabatan atau titik pandang yang sama.
Model ini intinya tidak menekankan pada penyebaran informasi dari sudut pandang
ruang, melainkan pada masalah pembinaan masyarakat dalam kurun waktu tertentu;
tidak menekankan pada upaya penyampaian informasi tetapi pada pencerminan
kesamaan pandangan. Contohnya
seperti model asosiasi (bersifat kesepakatan).
3.
Model
perhatian, orientasi pengirim berupa display atau tampilan dan orientasi
penerima berupa pemberi perhatian. Model ini paling sesuai dengan tujuan utama media, sebagaimana yang ditentukan oleh media
sendiri (menarik hati khalayak) dan paling cocok dengan pandangan khalayak umum
menyangkut pentingnya pemekaian media (membebaskan diri, melibatkan diri,
menghibur dll.) contohnya adalah sesuai dengan tujuan media masa itu sendiri.
MODEL
KOMAS
1.
Model
Jarum Hypodermik (Hypodermic Needle Model) : media massa memiliki dampak yang kuat,
terarah, segera dan langsung, media ampuh memasukan ide pada benak khalayak.
Mempunyai dapat yanh sangat kuat karena format televisi adalah audio dan visual.
2.
One
step flow model : saluran
media massa berkomunikasi langsung dengan massa tanpa berlalunya suatu pesan
pada orang lain. Akan tetapi pesan itu tidak mencapai semua komunikan dan tidak
menimbulkan efek yang sama pada komunikan. Media tidak mempunyai kekuatan yang
hebat. Penmapilan, penerimaan dan penahanan dalam ingatan selektif mempengaruhi
suatu pesan. Contoh jika di televisi ditayangkan sebuah drama atau sinetron
maka yang mengonsumsi adalah penonton yang menyukai hal tersebut.
3.
Two
step flow model : menaruh
perhatian kepada peranan media massa dan komunikasi antarpribadi. Melihat massa
sebagai perorangan yang berinteraksi. Menekankan proses dari opinion leader ke
penduduk yang kurang giat.
4.
Multi Step Flow Models
Didasarkan pada fungsi penyebaran yang berurutan terjadi pada
kenyataan situasi kom. Tujuannya, menggunakan banyak saluran untuk memperteguh
KARAKTERISTIK ISI MEDIA
-
Cepat : yakni aktual atau memperhatikan
ketepatan waktu.
-
Nyata : berupa informasi mengenai sebuah fakta (fact)
-
Penting : menyangkut
kepentingan orang banyak
-
Menarik : artinya mengundang orang untuk membaca
apa yang ditulis.
MEDIA VALUE
-
CONSEQUENCIES :
Suatu fakta yang dapat membawa akibat bagi khalayak . contoh : banyak berita investigasi yang bermunculan ditv. Seperti pembuatan bakso menggunakan bakso tikus. Jika individu yang menonton menyukai bakso maka ia akan berhati-hati dalam membeli bakso setalah menonton berita investigasi.
Suatu fakta yang dapat membawa akibat bagi khalayak . contoh : banyak berita investigasi yang bermunculan ditv. Seperti pembuatan bakso menggunakan bakso tikus. Jika individu yang menonton menyukai bakso maka ia akan berhati-hati dalam membeli bakso setalah menonton berita investigasi.
-
HUMAN INTEREST :
Menarik dari sudut kepentingan kemanusiaan .
Menarik dari sudut kepentingan kemanusiaan .
-
PROMINENCE :
Melibatkan tokoh terkemuka yang menjadi figur/elite opinion
PROMINENCE :
Melibatkan tokoh terkemuka yang menjadi figur/elite opinion
-
PROXIMITY :
Fakta atau infromasi memiliki kedekatan dengan tempat tinggal pembaca
PROXIMITY :
Fakta atau infromasi memiliki kedekatan dengan tempat tinggal pembaca
- TIMELINES :
Memiliki unsur kebaruan yang menyebabkan informasi tersebut aktual
Memiliki unsur kebaruan yang menyebabkan informasi tersebut aktual
KARAKTERISTIK INDUSTRI MEDIA
-
Customer requirments : merujuk pada harapan konsumen tentang
produk media yang mencakup aspek kualitas, diversitas dan ketersediaan.
-
Competitive environment : yakni lingkungan pesaing yang dihadapi
perusahaan.
-
Social expectations : berhubungan dengan tingkat harapan
masyarakat terhadap keberadaan industri media. Semakin tersedia program yang
bagus, maka akan semakin beragam format acaranya dan semakin bagus kualitasnya.
PERSPAEKTIF AGENDA SETTING
Teori Agenda Setting diperkerkenalkan oleh Maxwell McCombs dan
Donald L. Shaw dalam tulisan mereka yang berjudul “The Agenda Setting Function
of Mass Media” yang telah diterbitkan dalam Public Opinion Quarterly
pada tahun 1972. Menurut kedua pakar ini jika media memberikan tekanan pada
suatu peristiwa, maka media itu akan mempengaruhi khalayak untuk menganggapnya
penting (Effendy, 2003:287).
Dengan teknik
pemilihan dan penonjolan, media memberikan petunjuk tentang mana issue
yang lebih penting. Karena itu, model agenda setting mengasumsikan adanya
hubungan positif antara penilaian yang diberikan media kepada suatu persoalan
dengan perhatian yang diberikan khalayak kepada persoalan itu. Singkatnya apa
yang dianggap penting oleh media, akan dianggap penting pula oleh masyarakat.
Begitu juga sebaliknya apa yang dilupakan media, akan luput juga dari perhatian
masyarakat.
AGENDA
Agenda Media :
•
Visibility
•
Audience
salience
•
Valence
Agenda Khalayak:
•
Familiarity
•
Personal
Salience
•
Favorability
Agenda Kebijakan
•
Support
•
Likelihood
of action
•
Freedom
of action
AGENDA MEDIA
1.
Visibility (visibilitas)
yakni jumlah dan tingkat menonjolnya berita
2.
Audience salience
(tingkat menonjolnya bagi khalayak) yakni relevansi isi berita dengan kebutuhan
khalayak
3.
Valence (Valensi) yakni
menyenangkan atau tidak menyenangkan cara pemberitaan bagi suatu peristiwa
AGENDA KHALAYAK
v Familiarity (keakraban) yakni derajat kesadaran khalayak akan topik tertentu
v Personal Salience (penonjolan pribadi) yakni relevensi kepentingan dengan ciri
pribadi
v Favorability (Kesenangan) yakni pertimbangan senang atau tidak senang akan topik
berita
POLICY AGENDA
EFEK AGENDA SETTING
1.
Efek langsung
Isu itu ada atau tidak di khalayak
Mana yang penting
Dirangking responden
2.
EFEK LANJUTAN
Persepsi
Tindakan
No comments:
Post a Comment